Nama : M. Rizal Aziz
Kelas : 3 H
Nim : 12.1.03.02.0303
Tono,begitulah orang - orang menyebutnya. Seorang juragan kambing dari Tuban, Jawa Timur. Inilah sosok orang yang memberi inspirasi kepada saya untuk menjadi seorang peternak kambing. Menurut saya beternak kambing itu tidaklah mudah, juga tidak begitu sulit untuk digeluti. yang penting harus tekun,sabar, dan mau belajar,belajar,dan terus mencoba belajar. berikut sekilas tentang sosok Tono :
Usia boleh muda, tetapi hal itu tak menghalangi Tono untuk memulai usaha penggemukan kambing dan domba di Tuban, Jawa Timur.
Tono memulai usaha penggemukan kambing dan domba sejak Juli 2010.
Setelah lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dirinya mulai usaha
penggemukan kambing dan domba ini yang diberi nama Sahabat Ternak. Tono
menuturkan, pihaknya mendapatkan pelatihan dan modal dari PT Semen
Indonesia Tbk untuk menggarap suatu usaha.
Saat memulai usaha ini, ia hanya memiliki 13 ekor kambing. Seiring
waktu berjalan, usaha ternak Tono ini semakin berkembang. Saat ini
jumlah ternak kambing yang dimiliki sekitar 200 ekor. Apalagi saat
persaingan usaha ternak ini belum terlalu ketat. Tono pun optimistis
usaha ternak ini akan terus berkembang. Hal itu mengingat daging menjadi
salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.
Tono yang baru berusia 21 tahun ini mengaku, usaha ternak ini juga
memiliki beberapa kendala mulai dari cuaca, ketersediaan stok apalagi
saat momen hari raya keagamaan, dan infrastruktur. "Kalau saat hari raya
Idul Adha, pemesanan dapat mencapai 2.000 ekor. Sahabat Ternak biasanya
kontribusi 200 ekor. Stok tersebut akan didapatkan dari mitra binaan
yang lainnya," ujar Tono seperti dilansir Inilah.com.
Selama ini penjualan terbesar ternak kambing dan domba Sahabat Ternak
ke daerah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Selain itu, kambing
dan domba ini dikirim ke Bandung, Bogor, dan Soreang. Tono menuturkan,
harga penjualan ternak khususnya kambing sekitar Rp700 ribu-Rp800
ribu."Kami menjual dengan sistem per kilo gram. Dulu ketika memulai
usaha ini per kilo gramnya sekitar Rp35 ribu sekarang sudah Rp50 ribu
per kilo gram," kata Tono.
Tono mengaku, dirinya tertarik untuk menggeluti usaha ternak didorong
dari faktor lingkungan tempat tinggalnya. Kebanyakan masyarakat di
daerah tempat tinggalnya menjalankan usaha petani dan peternak. Selain
itu, agar usaha ternaknya ini terus berkembang, Tono mengatakan, dirinya
selalu terus belajar dan menjaga kualitas. Pihaknya juga mempelajari
manajemen dalam usaha dan melakukan pemasaran lewat berbagai media
bahkan sosial media.
Saya melihat kultur peternak dan petani kok tidak terlalu mapan.
Padahal nasi dan ternak merupakan makanan sehari-hari. Jadi yang salah
adalah manajemennya. Padahal potensial sumber daya manusia dan sumber
daya alam begitu tinggi," tutur Tono.
Tono juga menanam rumput gajah di luas lahan sekitar 2.500 meter
persegi untuk makanan ternak kambing dan domba. Ia mengaku, biaya pakan
ternak merupakan biaya produksi terbesar dalam menjalankan usaha ternak
ini. (as)
Sumber : www.ciputraentrepreneurship.com/agrobisnis/tono-juragan-kambing-dari-tuban
Sabtu, 14 Maret 2015
TUGAS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
20.44
funriezal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar